Minggu, 27 Juli 2014

alur kisah ku

ketika senyuman ini tidak lagi terpancar dari bibir ku tangisan lah akan mencari teman waktu itu. kebahagiaan ada di hati ku, pikiranku ada diotak ku, kata ku ada dibibir ku serta keinginan ku ada di genggaman ku.
aku berbohong hanya untuk membuat ku tersenyum ya mungkin kalian hanya menucapkan "MUNAFIK" aku hanya bisa diam dalam kata, kebahgaiaan itu milik ku bukan milik mereka yang hanya mencemooh, apa kau tahu rasanya diginikan? apa kau tahu rasanya terbuang? apa kau tahu rasanya teralihkan? apa kau tahu rasanya menyelipkan kebahgiaan dengan tangisan? ya mungkin kau hanya bergumam dengan senyuman ku yang menyimpan rencana tuhan yang menyedihkan. kau hanya sebatas sandiwara kehidupan ku.
jejak ku masih ada didalam kehidupan mu karena kau darah ku karena kau tubuh ku, jadi mana mungkin aku bisa keluar seenaknya dari perangka kalian? ya itu MUSTAHIL karena langkah ku akan tetap kau kejar akan tetap menghantui mu.

kehidupan ini

aku tahu aku bukan seorang yang terlihat hebat, aku bukan seorang yang terlihat berkuasa, aku bukan seorang yang  terlihat kuat aku hanya manusia anak kecil yang masih bodoh, masih ingusan, masih lemah, ketika hantaman api selalu masik kedalam hidup ku aku tahu kunci itu semua hanya kesabaran, kekuatan hingga keiklasan. aku selalu mencoba semuanya dari sabar lalu berdiri lagi hingga iklas untuk semuanya namun semua itu selalu ada amarah koboran api itulah yang membuat ku lagi-lagi lemah lagi-lagi hanya tangisan. dan sekarang ini aku merasa pipiku tlah terbanjiri oleh air mata,air mata yang dalam air mata yang deras hingga air mata yang terasa sakit.
kehidupanku ada ditangan ku, keinginanku ada dihati ku, dan cita-citaku ada diotak ku, aku hanya bisa berjuang sendiri tanpa ada tnagn yang ikut mencampuri, ketika aku lemah itu sudah biasa karena warna hidupku warna-warna terkadang merah, putih, hitam ya itulah warna kehidupan terkadang memakai ego, terkadang memakai hati dan terkadang memakai kekerasan, jadi aku harus tetap menjadikan langkah ini sebagai pelajaran hidup ku.
aku tak butuh kasih mu ketika kau lontarkan amrah besar itu kepada ku, aku tak butuh embel-embelan kata mu ketika kau rasuki pendengaranku dengan keras. apa kau pikir aku akan lebih kuat? ohh tentu aku akan terlihat begitu lemah tak berdaya karena kau hidupku begitu tak berarti

aku selalu memandangmu seperti malaikat namun kenapa disaat kepercayaan ku kau mulai berlahan hancurkan kau lebrkan sekarang kau malaikat ku tentu tetap menjadi malaikat karena kau sudha mengajari banyak hal sejak kecilm aku selalu menjadi bawahan mu ya bawahan mu! sekarang rasa ini akan tetap aku rasa karena SAYA BENCI KEKERASAN! CAMN! SAYA LEBIH SUKA KELEMBUTAN! I HATE MY LIFE -___-

Sabtu, 19 Juli 2014

takdirku

aku tahu aku tak akan pernah melihat takdir ku, namun aku yakin ketika hatiku teriris sakit dan ragaku tak dikenali. aku ingat aku masih memiliki takdir yang akan memperindah dunia ku seperti aku berada di awan, tak ada kekejaman, tak ada pukulan, tak ada tendangan selalu ada senyuman.
dunia ku surgaku, tangisku nerakaku, senyum ku kebahagiaanku dan nafasku perjalanan hidupku. tak ada kata aku menyesal ketika aku sedang mencoba bangkit. kenapa harus menyesal jika masih ada kebahagiaan untuk takdir ku kelak? ahh terlalu bodoh.
jiwaku, hatiku, pikiranku, nafasku serta jejakku akan tetap tergeletak didunia ku, tak ada yang bisa membuang semua itu dari duniaku kecuali takdir. TAKDIRlah yang bisa memberontak aku dengan vcara bagaimanapun, aku yakin cerita sang pencipta selalu beralur indah hingga saatnya nanti.