Selasa, 17 Februari 2015

rainbow to the cloud

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program 
Simulasi Kompetisi Menulis 
berhadiah 2 tiket PP + voucher menginap di hotel berbintang BALI dari www.nulisbuku.com dan www.tiket.com

rainbow to the cloud
rainbow to the cloud
Langkahku terhimpit suatu akal, desisan hangat menyeruak begitu saja di telingaku. Entahlah itu apa tapi aku tidak begitu asing dengan suara ini, menurutku aku kenal namun ada yang berbeda.
Awan berbentuk menyerupai sebuah kisah, yang mana ada banyak cerita di dalamnya, sempurna! Itu kataku.
Langkah kakiku masih aku teruskan begitu saja, tanpa menengok kearah belakang, yang terpenting aku bangga bisa menikmati maha sempurna ini.
Ada suara desisan macam kelopak bunga yang sedang luluh, tapi sangat ternganga jelas jika aku kenal. Benar aku kenal itu!.
Sekejap sudah aku menikmati sebuah kisah di balik mata sosok itu, tangannya saling menggenggam menguatkan jemarinya, wajah lusuh seakan sedang dihantam beribu paku. “Ferly, Lo kenapa?” kataku berusaha mendekat mengalihkan cerita yang ia buat detik ini.
Membisu!.
Ia masih diam tak ada sentilan kata yang akan ia ucap. Matahari tetap selalu menyinari dunia ini, tak ada kata lelah untuknya demi dunia, demi kedamaian.
“Gue banci cinta! Gue benci hidup! Gue benci segalanya”
Aku tersenyum sekilas, sahabat ku ini selalu cengeng jika berhadapan dengan cinta, lalu mengapa ia merasakannya jika akan berakhir tangis, sungguh tragis bukan?!.
“Kita yang mulai merasakan cinta, berarti kita juga yang harus memenangkan perlombaan untuk bahagia” usapan halus aku seruakan untuk sahabat ku ini, membelai setiap inci wajahnya yang terbekas jejak tangis. Dingin, menyesal dan haru-itu isinya-.
“Apa lo kenal warna kecuali hitam dan putih?” tanyanya lagi sebelum ia benar-benar berani membenamkan bola matanya untuk ku.
“Aku menegnal warna itu, dan hanya aku yang mengenalnya. Namun, semua orang akan menegnal warna hidupku jika kalian mengisi dunia ku”
Matanya yang masih terbentur dengan kaca air mata melekat tepat dalam mataku, memberi sebuah gumpalan rasa yang ia pendamkan. Tak ada kata, tak ada arti, semua rasanya tak boleh ada yang mengerti apa terjemahnya, hanya dia dan dia saja yang mengerti, mereka dan kita tak perlu mengerti.
“Lihat awan itu, fer. Ia membentuk sebuah bentuk, di balik bentuk ada gumpalan cerita yang mengkisahkan dunianya. Coba tatap cahaya matahari itu, Fer” Ferly mulai mengikuti instruksi telunjukku, lalu berlahan menutup kelopak matanya yang sendu nan lemas itu, mungkin ia merasakan berlahan apa yang pernah aku rasakan.
“Apa kau melihat warna yang banyak, dan dirimu tak bisa kan mengatakan warna apa saja itu?” berlahan matanya membuka membentuk senyum simpul di garis bibirnya “Itulah yang aku inginkan dari kata ku. kau bisa menerawang isi dunia yang bermacam rupanya, bukan tentang tangis saja atau senyum, namun tentang melawan dan melombakan untuk terus bisa maju”
“Lalu apa hubungannya dengan diri kita ini, yang tak bisa mengerti harus memilih cinta atau sahabat?” Ferly mulai memasukan pikirannya kearah ku, ya walaupun hanya melalui mata aku bisa menerawangnya, aku bisa merasaknnya walau sebersit.
“Jika kau tak membutuhkan cinta, lalu bagaimana kau bisa bersahabat dengan kita? Sahabat perlu cinta, dan cinta perlu bersahabat, untuk saling mengerti dan melengkapi” kataku lalu aku balas senyumannya tadi dengan rangkulan tangan ku.
Tak ada yang perlu kita sesali ketika masalah menerpa, yang perlu kita sesali hanya kenapa kita bisa terpeleset dengan alur yang menyerupai duri. Runding dan membuat kita tak bisa meneruskan kearah maju, sekecuali ingin mati di tempat.


Selasa, 10 Februari 2015

tess..tess..

brak..brak..brak....
"ahh sial aku selalu kalian pandang salah, kau pikir aku ini menjijikan untuk kau hadiahi sekedar seulas senyum. haiii kau bisa berkaca tidak jika disini aku tersiksa, heyhey!"
***
huhh tarik nafas..keluar...nafas...keluar...dan netes deh *huaaa

haii rindu ku yang menyongsong di luar alam fana sana, hai assalamualaikum yangti yangkong, aku merindukan kalian sejak aku terlahir. 

kalian tahu tidak ti kong aku sekarang sudah besar lo, umur ku akan menginjak 15 tahun besok 8 juni, nama ku juga masih sama Vina Yuniar Chafifah, bahkan ada orang yang mengartikan jika namaku itu nama orang kristen-khatolik ngakak sendiri kan kong ti kalau dengernya, huahahahah:D

ati akong vina kangen kalian, kalian yang sudah pergi di alam sana, alam yang terpisah sejak vina belum mengenal fananya dunia ini, sejak vina pula belum tercipta ati akong udah pergi kan, hihi vina pengen banget ketemu kalian.

ti kong vina mau ngucapin makasih buat ati akong karena sudah hadirin malaikat untuk vina, mas dan mbak, sosok malaikat bagi kita yang cerewet tapi hebat yaitu anak ati ke dua yang sering kita sebut "IBU" nahh sekarang ibu jadi sosok sukses di sini (turi, panekan, magetan) sosok guru math di MAN PANEKAN, hihi galak banget ya ternyata ibu tapi tenang ti vina sayang ibu kok walaupun vina sering bikin masalah+buat ibu nangis+marah dan yang lainnya tapi di hati vina selalu trcetak nama ibu lo ti kong, gak akan sirna rasa cinta vina ke ibu ti kong, vina akan jaga ibu untuk ati dan yangkong. pokoknya sekarang kita udah hidup bersama di rumah desa ini, menjadi 5 keluarga walaupun sekarang tinggal 4 karena mas hafid udah kuliah, atau entar lagi juga bakal 3 orang karena mbak ari juga bakal nyusul mas, saat-saat nanti vina, mbak, mas juga bakal pergi nimba ilmu kok ti, jadi kalau kita pergi ati akong jagain ibu sama bapak ya, kalau mereka nangis panggil vina biar vina bisa ngerasainnya. laff

tau tidak ti kong, kalau temen-temen vina itu sedang liburan mengunjungi rumah grandma grandfa vina itu iri lo ti kong, bahkan setiap kali mereka bercerita kalau ulang tahun selalu di hadiahi ini itu vina pula juga iri, awawaw vina iri-an banget kan ti kong, inilah ti kong cicit mu yang lemah pula juga cengeng, hampir setiap kali kalau ada yang menyinggung vina tentang ati akong vina nahan nangis lo, aduhhh vina gak bisa kasih tahu ciri-ciri cengeng ti huhu :'(

ti kong vina mau curhat di sini, vina bingung mau curhat sama siapa, ya tau sendiri kan ti kong semua orang selalu anggap vina negatif kalau lagi curhat, ya jadi lebih baik bukaannya sama sahabat atau buku diary deh, kan plong tuh walau enggak menyeluruh. hihi
ti tau tidak ti aku kan cewek ti nah ada temen sekelasku ti cowok yang yaampun ti dia itu ganjen ke vina ti, vina itu sumpah muak banget ti, tapi sayang ti vina gak bisa muak sama dia *tapijujurmuaksih* ya karena dia itu tempatnya deket sama vina duduk dan pula di anak piatu, kan agama ngelarang kalau nyelakain anak piatu atau yatim, makannya vina gak mau nyelakain, hihi :D. tapi ti dia itu bikin malu vina lo ti, bayangkan ti masak sih ngomong ke temen-temennya kalau dia itu deket sama aku, oke emang deket sih ti tapi kan cuman sebatas temen, bahkan kalau aku ketemu temen-temennya itu aku selalu di teriakin namanya ti, sumpah sumpek tau ti. huhuhu pengen nangis ti, aaaaaa:'(
nah ti terus tu ti dia itu sering curi-curi pandang ke vina, curi-curi cara biar deket vina, curi-curi buat vina nyaman sama dia, tapi sayang ti vina itu selalu terjebak sama dia, vina aja baru tahu soal dia kalau *anu* ke vina itu juga dari temen cowok yang deket sama vina, satu kelas juga sama vina, dan juga temennya tuh anak cowok, huaaa ti aku risih ti aku risih, apa lagi dia itu ya kelakuannya gak nggeh sama tipe vina. hihi

baiklah ti maafin vina ya ti sekarang vina punya tipe buat milih cowok, tapi ti ingetya ti bukan tipe dari tampang lo ti tapi tipe dari hati lo ti *cielah* aku tau ti dia itu baik sih, tapi ti big nononono aku benci sama dia karena dia itu ternyata anaknya gak sopan lo ti, iya sih vina frontal+cuek+judes ke orang tapi sebagaimanannya vina ke orang lain vina kalau ngomong selalu pakek bahasa indonesia kan ti walaupun bahasa jawa krama vina gak bisa tapi vina pakek bahasa indonesia halus kan ti? ahh pasti ati tau *hihi* dia itu pernah ti mancing guru cowok olah raga ku, gak tahu vina masalahnya apa, tiba-tiba guru itu marah besar ke dia, dan parahnya lagi dia itu jawab gak sopan ti, setiap guru ngomong di jawab, gak cuman guru cowok bu guru juga iya ti tepat tadi pas bahasa pelajaran BUKU PATEN, ihh dan itu buat aku yakin kalau dia di rumah juga kayak gitu, nahh ti makannya vina benci sama dia, ya kalau vina deket sama dia takutnya dia nanti nularin sifat iyuhnya ke vina, kan gak mau aku ti, *huaaahh* nah ti terus ti, vina sekarang mau belajar dari ati yang punya kehidupan yang memiliki sosok akong, awawaw itu bahagia banget kan ti soalnya yangkong gak pernah negrokok dan vina BENCI COWOK NGEROKOK. TITIK! ya sih walaupun gitu bapak vina perokok tapi vina gak pernah benci kok ke bapak soalnya bapak itu selalu hormati aku, ibu, mbak yang benci ngerokok jadi salahkan ti kalau aku ngejahuin bapak ku, walaupun sering nyuekin(anggep gak ada orang) kalau bapak ngomong, hihi maaf ti vina kan gitu kalau di rumah *miskin bicara, kaya menangis* wkawka :D

nah ti gimana ya ti biar tuh cowok jera ke vina, vina RISIH, MUAK, JIJIK dan yaa begitulah, males nerjemahin ti kong hihi :D 

terus ti vina sekarang kangen ati akong lo, semenjak mbah ti vina di sini sakit vina jarang ngedengerin cerewet supernya mbah ti vina yang bikin kangen, dan apalagi mbah kong vina sekarang gampang marahnya, vina akut ahhh *awawaw lay ini* jadi ya gitu gak ada penyelamat gitu ti, kecuali laptop dan hp vina, hihi *muah kalian*

dah ya ti takut ganggu yangti yangkong bobok di sana, yang tenang ya ati akong, vina cinta kalian, vina rindu vina sayang yangti yangkong. kapan2 dengerin vina curhat lagi ya ti kong, entah di blog atau buku diary atau bicaraan vina di dalam hati, pokoknya yangti yangkong harus tetep hidup untuk vina ya. muaahhh :* duhh tuhkan vina cengeng, apa vina bilang kalau vina itu kaya air mata ti, jadi ya selalu buang-bunag air mata gitu ti. maaf ya yangkong yangti vina gak bisa nahan kalau udah denger nama yangti yangkong bawaannya pengen netes mulu. 

Sabtu, 07 Februari 2015

WHO AM I?

hahaha :D
mari tertawa, mari menertawai sosok gila, mari mendustakan diri kita sendiri.

kini ini lah aku, memiliki impian yang cukup full namun sayang ada takdir yang menghambat segalanya. bukan menghambat hanya saja perlu banyak waktu untuk mendaatkannya. satu hal yang ingin aku capai, semua orang pasti tahu bukan tentang BAHAGIA itu apa, sudah jangan di tafsirkan banyak penafsiran tentang KEBAHAGIAAN itu, jadi hanya bahagia yang aku impikan mulai detik start sampai sekarang.

semua orang pasti akan beranggapan aku ini sosok ini itu ketika dirinya sudah menetapkan matanya ke tubuhku, seluruh jiwa ku. aku selalu merasakannya di manapun itu.

ketika ada banyak sosok bertanya tentang begini:
"Kamu sudah pernah merasakan kiss?"
"kamu sosok yang manja"
"aku ingin seperti mu, yang selalu mendapatkan kebahagiaan di rumah"
"kamu itu gadis inceran banyak cowok, sudah cantik, cerdas, pula sempurna"
"siapa sih yang enggak kenal kamu, bahkan banyak cowok yang kenal kamu tapi sayang kamu nolak dia karena tipe mu tinggi" DAN LAINNYA.

aku hampir gila dengan kalimat itu, bagaimana aku ini bisa hidup di grumbulan sosok banyak orang sok tahu seperti itu, aku akan katakan di sini.

entah ada setan halus yang merajukku untuk menulis segalanya di sini. baiklah aku ku tulis tuan raja yang tak terlihat.

kiss? apa itu, aku memang mengerti tentang itu, namun bukan berarti aku ini sosok hina yang meralakan barang berharga ku di curi, kau gila hey kawan ku.
manja? hahaha :D baik ada yang mengatakan aku manja, kalian itu salah besar, sungguh aku itu memiliki 2 kepribadian berbeda antara di rumah dan di luar rumah, tanya seluruh isi rumah ku bagaimana aku ini.

jika lau kalian hanya mengenalku di luar rumah kalian sama halnya belum sosok sempurna untuk mengenal ku. aku sosok yang cuek, tak ingin mengerti banyak hal, tak ingin berbicara jikalau tidak ada yang menanyai atau yang membuat ku ingin membrontak, kau tahu tidak aku jika ada ayah atau ibu ku yang menanyai ku 'sudah makan?' 'sudah pulang?' 'sudah sholat?' (dan lainnya) kau tahu apa yang aku jawab! aku tidak menjawabnya, sumpah demi apapun aku tidak akan menjawab pertanyaan jika aku bisa menjawabnya dengan gerak tubuhku, misalnya kedipan mata, jempol tangan, atau hanya diam itu saja yang lainnya aku tidak melakukan, bukan malas atau judes, memang aku begini, tidak ingin tahu banyak hal kecuali ada saluran internet yang menarikku harus mengenal ilmu itu.

hemm... baik akan ku jelaskan bagaimana aku di sekolah. hahaha :D hey kawan jika aku memiliki sifat sama dirumah dan sekolah mau seperti apa aku ini, kuper atau katrok? ohh aku anti dengan kata itu, tapi kataitu selalu menjadi panggilan sanak family untuk ku, ohh tentu itu fakta jika mereka belum mengerti aku di luar rumah.

pencicilan, cerewet, super aktif, tidak mau diam, ingin mengerti banyak hal, ingin leluasa, ya itulah aku ketika aku di sekolah(luar rumah). jangan beranggapan jika aku di luar rumah akan artinya aku balas dendam, bhahaha kalian salah besar! justru menurutku itu sama aja, aku tidak pernah di kekang untuk masalah harus aktif, justru semua orang mendukungku hanya akunya saja yang.... yaaa terlalu lemot! orang tua ku hanya mengekang ku untuk berperilaku, dan belajar, kau tahu kadang aku bisa seperti orang gila ketika lontaran kata kekang untuk harus belajar ini itu, duhaiii aku ingin matih!.

hey jangan beranggapan aku ini sosok yang berganti-ganti, kau pikir aku ini paorengers yang bisa berubah ubah, hey hey kalian jangan sok tahu! aku memang anak desa tapi aku belajar bisa mengerti tentang banyak daerah, ya beginilah aku penggila internet!

aku memilki bahagia di rumah? kalian salah besar! aku ini menciptakan kebahagiaan sendiri aku hanya tak ingin seseorang merasa repot karena permintaan ku, maka dari itu kenapa aku selalu menjadikan internet, laptop dan hp barang kesukaan ku, ya tanpa mereka aku ini akan menjadi abu, tak ada maknanya, laruh seperti semut kecil gampang terinjak.

apa kalian bilang, aku ini cantik, cerdas pula sempurna! ohh dasar kalian tak bisa mengerti aku, justru aku itu ingin seperti itu, namun stop kalian berpikir aku cantik! ohh no aku tidak tertarik dengan kecantikan, menurut aku cantik itu hanya hiasan di wajah/tubuh, sama saja kalau cantik tapi sudah memiliki kehinaan, ya baik itu pula juga aku. justru aku lebih suka seseorang mengatakan jika aku itu tidak cantik, ralat bukan buruk atau jelek tapi tidak cantik, kalau semua orang mengetakan sosok itu jelek, sama saja mereka menghina sang pencipta! ingat!

kau pikir aku ini cerdas? hey cerdas dalam artian apa? jangan salah mengartikan! aku ini hanya cerdas mengolah sifat saja. kalau masalah materi pelajaran ini sedang berjuang, lagi pula aku ini masih SMP belum bisa mengambil banyak ilmu. ingat!

banyak cowok? ekekek:D aku tidak separah gadis malam hey! aku ini bisa memilih mana cowok baik mana cowok yang buruk, bahkan aku memiliki tipe tinggi dalam pemilihan. ingat bukan tipe luar tapi tipe dalam jiwanya. tidak penting itu jelek atau ganteng, yang penting otak, hati dan jiwa masih terlihat normal.

ohh sudah lah jangan banyak bicara kau ini Vin, aku muak lama-lama! aku writer juga muak menjelaskan siapa aku, yang jelas aku memiliki 2 kepribadian berbeda, jangan kaget ketika sudah bisa mengenal ku dari luar dan dalam, sungguh seperti angka 5 melawan angka 25, sangat jauh! itu pula kata banyak orang yang sudah mengenalku. hahah :D lucu mereka, ohh ya terimakasih my lovely.

baik aku katakan, kenali aku terlebih dahulu lalu akan ku ajak kau menuju dunia ku yang penuh dengan warna, jangan katakan warna hitam dan putih saja, bahkan akan ku kenalkan warna baru yang belum pernah semua orang kenal kecuali kau temui di dunia ku sendiri.

sampai jumpa, aku menyayangi suara yang berbicara itu. :)

Jumat, 09 Januari 2015

ranting membenci daun

aku tak pernah berpikir bagaimana kisah ku masa lampau ketika aku masih mereka sebut bukan manusia resmi, hanya dengan manusia mungil saja itu sebutan ku. namun kini aku sudah remaja menjalani kisah di atas jembatan, yang terkadang goyah tertepa angin kadang pula kuat karena tali menggelantung, hidupku goyah itu selalu, yang aku tahu hidupku tak pernah mendasari di atas awan yang serasa ada di atas surga, TIDAK PERNAH!

aku menemukan kerikil lalu aku lempar, namun ia tetap kuat, namun ketika aku menemukan bata, aku kembali lempar lagi namun sayang ia terlalu retak untuk menahan diri tegar.

kini aku mengerti arti yang mana tuhan menciptakan bumi ini, yaitu untuk melawan cara dunia mempermainkan kita, entah dengan apa namun sampai sekarang aku tak mengerti bagaimana caranya, yang aku tahu aku hanya mengerti bagaimana cara berbohong terhadap diri sendiri dan orang lain.

aku terlalu gengi, baik sebut saja itu! SEBUT SEKARANG!
aku gengsi aku bisa kuat, aku gengsi aku bisa rapuh, aku gengsi pula jika aku adalah VINA, sosok yang mengerti bagaimana arah ku pulang ketika rimbun pepohon menutup arah ku kembali.

kini aku sama halnya ranting yang mudah rapuh, namun seketika ranting rapuh ada daun di sana yang menutupi rapuhnya dan pula menguatkan rapuhnya, seketika ranting puas, rantinglah yang harus membuat daun itu tumpah tanpa mengucap kata 'Maaf' 'terimakasih'.

baiklah, aku jujur aku seperti itu, yang lupa akan mana sosok yang memperkuatkan ku, membela air mata ini menjadi beku namun sayang darah merah memberanikan diri untuk masuk dalam hatiku, membiarkan darah putih hanyut keluar menuju neraka.

kini aku tak mengerti, apa itu kebahagiaan? apa itu tangis? dan apa itu senyum? semua hanya kata yang tak akan tertafsirkan, aku tak mengerti pula siapa yang menciptaka kata itu, sang pencipta kata itu semakin membuatku tertekan akan mana aku harus mempelajarinya, kenyataannyalah jika aku tak bisa mempelajarinya, aku hanya bisa melakukan tanpa dengan hati yang tulus. WRONG! KETAHUILAH!

Minggu, 09 November 2014

diri ku membenci kisah lampau

terdengar bodoh ketika aku membenci hal itu, namun apa daya aku terlalu muak dengan cara otak ku yang meremas tentang kejadian lampau lalu.. aku memang gadis terdengar murahan ketika semua pria yang melihatku langsung saja tertarik kepada ku lalu dengan gampang aku menerimanya tanpa berhubungan sedekat badan, hanya dengan berhubungan melalui SOSMED. oh tidak aku terlihat bodoh, tak berarti hidup.
kini hariku masih sama "DIRIKU DENGAN JUDUL, MEMBENCI MASA LALU" kau tahu mengapa aku membenci masa lalu? ya.. karena menurutku masa lalu bukan kebahagiaan melainkan kesengsaraan.. andai hidup ini bisa ku raih menuju langkah yang panjang pasti hidupku kini sudah tak seperti ini.
aku sangat benci pria merokok, bermain malam bahkan aku juga sangat benci pria memiliki mulut kotor, namun malah aku? aku malah bisa melakukan itu dengan santai, aku mengucap kalimat kotor saja hampir setiap hari dan itu yang membuat ku benci akan diri ku sendiri.
kini kau harus tahu semua pria masa lalu ku, aku benar membenci mu bahkan pula aku membenci diri ku sendiri yang sudah menerima mu dengan iklas... ohhh tidak jangan kembali! aku muak dengan cara tuhan memaksaku berdiri sekarang! kau tahu sekarang aku bukan lagi hidup dengan kaki, melainkan hidup dengan pikiran, kini aku bisa kau sebut wanita kejam! ya betul aku kejam kawan.. maafkan aku aku tak mau terobsesi dunia salah itu lagi..

Rabu, 05 November 2014

"PENULIS IS MY DREAM"

{}…..{}….{}….
            Menulis novel memang terdengar rumit namun apa salahnya untuk kita mencoba selagi kita bisa, bisa saja tulisan kita mengantarkan kesuksesan untuk kita sendiri, maka dari itu banyaklah berekspresi untuk memamerkan kepada dunia bahwa ini kita seorang penyayang Ali dan Prilly.
            Ini tips ku untuk kalian, berbeda mungkin dari tips penulis handal dan aku bukan penulis handal hanya penulis mencoba bermimpi menjadi penulis sukses:
11.      Menulis novel tidak usah terlalu berpikir keras, semisalnya “Bagaimana nanti kalo lupa tengah-tengahnya? Bagaimana nanti kalo penerbit menolak? Bagaimana nanti kalo semua risih membacanya? dan blalala” enggak usah mikir itu dulu, yang terpenting Niat, Doa dan Mencoba terus, terus hingga terus.
22.      Jika Niat sudah top untuk meratapi resikonya apapun, kita bisa menulis di waktu apapun, tempat mana pun hingga bagaimanapun keadaannya.
33.      Kita berpikir alur cerita novel terlebih dahulu “Bagaimana alurnya? Bagaimana peran tokoh utama dan tokoh lainnya? Lalu bagaimana konflik dan suasana isi novel itu?” ini cara pertama kita setelah hati kita benar-benar matang untuk menulis.
44.      Setelah alur kita dapatkan, lalu kita berpikir judul untuk novel itu. kalo tentang alur cerita Ali Prilly jangan terlalu meleset jauh, kita lihat saja dunia mereka sekarang bisa kalian simpulkan bagaimana, itu jauh lebih gampang, dari pada kita menciptakan cerita dunia fiksi di luar sana.
55.      Setelah alur dan judul beres, kita laju kembali menuju menulis bab, kita atur bagaimana isi perbabnya, bagaiman konflik hingga suasana perbabnya. Semua kalian atur dengan rapi, kalau bisa pada bab pertama jangan terlalu pasaran kata-katanya, contohnya: “Pagi ini aku sekolah dan aku harus begini” “Kring…kring… bel bunyi sekolahku menandakan aku harus masuk atau suara alarm ku mulai berdering” dan yang lainnya. Menurutku kalimat itu malah membuat si pembaca bisa menebak alur cerita kalian, ya lebih baik kamu ciptakan sendiri bagaimana openingnya, contohnya saja begini “Malam tanpa bulan menyirna dalam kalbu hatiku, tangisku berdera-dera dalam pipi, rambutku terikal, baju ku saja berantakan tak tahu lagi apa benar aku ini manusia, ahh mungkin aku terlalu mirip dengan manusia gila tak memiliki akal hidup….. dan blablabla”.
66.      Nahh… kalo udah ngelaksanain semua tips dari 1 sampai 5 kamu mulai bisa menulis di laptop/komputer atau juga bisa di kertas, kamu tulis bab perbab, terserah bagaimana bentuk menulis mu yang terpenting seketika masuk penerbit semua sudah rapi.
77.      Banyak yang bilang sinopsis itu harus pertama di lakukan sebelum masuk bab 1 dalam novel, namun menurutku ini malah sulit karena sinopsis itu harus menyamai isi bacaan, sedangkan terkadang seketika kita kehabisan akal di tengah perjalan kita juga sering meleset dari alur bukan, nahh takutnya saja jika sinopsis itu kita tulis pertama, sinopsis malah meleset dari isi novel kita.
88.      Nahh… di saat dalam pertengahan jalan menuju tulisan akhir, kita terkadang kehilangan akal atau kehabisan kalimat saat itu lah kamu habiskan saja waktumu untuk berkenalan dengan dunia luar, contohnya saja dengan melihat adegan film, membaca cerita di mana pun atau bahkan juga bisa memikirkan bagaimana kisah kita lampau lalu, kita juga bisa kok menulis pengalaman kita yang terpenting jangan terlalu menyamai aslinya, itu kalo khusus novel fiksi lo kawan.
99.      Dan hingga jeng…jeng…jeng… yeee finish, terkadang kita merasa puas tapi jangan puas dulu kawan, kita harus mengecek tulisan kita dari awal hingga akhir sebelum masuk penerbit. JANGAN MELUPAKAN KALO YANG TIPS INI! INI PENTING SANGAT
  10.  Dan yang terakhir, masuk penerbit ini sudah kebanggaan kita. Setelah beres masuk penerbit jangan pernah lupa ya, tetap berdoa, tetap bertawakal semoga novel bisa sukses dan kalo akhirnya novel kamu di terima penerbit itu memakan waktu 3-5 bulan terus berkarya ya kawan jangan lupa bersyukur terus, dan apabila novel kamu di tolak jangan putus asa kawan, terus berkarya kawan, gali terus semua kemampuan kalian, hingga kejayaan itu menjadi milik kamu.


Hey kawan.. ini tips menulis novel ala aku, maafnya kalo terlalu rumit, mungkin karena faktor usia ku yang masih 14 tahun jadi masih banyak tips yang harus kita jalani. 

Minggu, 27 Juli 2014

alur kisah ku

ketika senyuman ini tidak lagi terpancar dari bibir ku tangisan lah akan mencari teman waktu itu. kebahagiaan ada di hati ku, pikiranku ada diotak ku, kata ku ada dibibir ku serta keinginan ku ada di genggaman ku.
aku berbohong hanya untuk membuat ku tersenyum ya mungkin kalian hanya menucapkan "MUNAFIK" aku hanya bisa diam dalam kata, kebahgaiaan itu milik ku bukan milik mereka yang hanya mencemooh, apa kau tahu rasanya diginikan? apa kau tahu rasanya terbuang? apa kau tahu rasanya teralihkan? apa kau tahu rasanya menyelipkan kebahgiaan dengan tangisan? ya mungkin kau hanya bergumam dengan senyuman ku yang menyimpan rencana tuhan yang menyedihkan. kau hanya sebatas sandiwara kehidupan ku.
jejak ku masih ada didalam kehidupan mu karena kau darah ku karena kau tubuh ku, jadi mana mungkin aku bisa keluar seenaknya dari perangka kalian? ya itu MUSTAHIL karena langkah ku akan tetap kau kejar akan tetap menghantui mu.